kita semua tau kalau mercury atau raksa itu sangat berbahaya bagi kesehatan. kenapa berbahaya? bisa kita baca di material safety data sheet (msds) nya, beberapa sifat raksa adalah korosif, beracun, reaktif dengan logam bahan-bahan oksidator, tidak mudah terbakar, tidak mudah meledak, dan lain-lain.
sifat-sifat yang berbahaya bagi tubuh manusia antara lain:
- dapat meresap masuk ke dalam jaringan tubuh melalui pori-pori kulit
- sangat berbahaya apabila terkena kontak pada kulit, mata, terhirup maupun tertelan, karena dapat menimbulkan iritasi dan korosi
- meracuni tubuh manusia
klik untuk msds raksa
lalu apa tujuannya aku memberi tau sifat-sifat raksa?
karena aku pingin cerita pengalamanku dengan raksa..
jadi, dulu ketika aku masih sd (lupa kelas berapa), keluarga kami punya sebuah termometer untuk mengukur suhu badan, yang cairan pengisinya adalah raksa. suatu hari, ketika aku sekolah, ibuku tidak sengaja memecahkan termometer tersebut. alhasil, raksa dalam termometer tumpah ke lantai. beliau kemudian berniat membersihkan tumpahan raksa tersebut dengan cara mengambilnya dengan tangan, tanpa alat bantu apapun, tanpa masker pula, dan memasukkannya kembali ke wadah termometer dan menutupnya.
sepulang sekolah, ibu menceritakan apa yang terjadi pada termometer tersebut. beliau menemukan hal "menarik" lalu menunjukkannya padaku. dituanglah lagi beberapa tetes raksa ke lantai, dan ...
ibu: "inas, lihat ini. kalau ibu pegang ini raksanya lama-lama mengecil terus hilang. lucu yaa?"
inas: (dengan polosnya) "waah iyaa, lucu." (kemudian ikutan pegang)
akhirnya kami berdua "bermain" raksa, tanpa apd (alat perlindungan diri) lengkap, memutar-mutar raksa tersebut di lantai hingga raksanya habis. untungnya kemudian tidak ada sesuatu yang terjadi.
saat aku smp, guruku pernah bercerita tentang bahaya raksa bagi kesehatan. kemudian beliau bertanya "apakah ada yang pernah memegang raksa?" dengan polosnya aku mengangkat tangan. guruku dan semua orang dikelasku menatapku dengan tatapan yang memiliki makna berbeda-beda:
ada yang di dalam pikirannya mengatakan, "anak ini enggak kenapa-napa habis pegang raksa?"
ada pula yang berpikiran, "anak ini gila nekat banget megang raksa",
ada juga yang berpikiran, "anak ini keren pernah pegang raksa",
macem macem. aku cuma diam dan menatap balik guruku dengan wajah polos semi memelas.
guruku kemudian bertanya, "apa yang terjadi ketika kamu memegang raksa?",
aku menjawab dengan polos, "raksanya lama lama mengecil terus menghilang."
guru: "kamu tau itu hilangnya kemana?"
aku: (menggeleng semi takut)
guru: "itu sebagian masuk kedalam tubuhmu lewat pori pori. dan itu enggak bisa dikeluarkan."
aku: (diem. bingung)
guru: "kalau mengendap di tubuh bisa jadi kanker."
aku: (kaget. pasrah. terabaikan)
baru aku "ngeh" banget kalau raksa itu sangat berbahaya saat kuliah, pertama kali praktikum. kami disuruh mencari msds bahan-bahan untuk praktikum, salah satunya raksa tersebut. ternyata, raksa memiliki resiko bahaya yang sangat besar terhadap tubuh manusia, seperti yang sudah disebutkan beberapa diatas.
...
lalu, bagaimana keadaanku sekarang?
alhamdulillah saya masih sehat-sehat saja :) doakan saya selalu sehat-sehat saja. aamiin
meskipun begitu, jangan lantas menganggap remeh bahaya raksa. sejak saat itu aku sangat berhati-hati terhadap raksa. enggak mau terkena resiko yang lebih besar, karena di masa depan, di dunia kerjaku, aku akan bertemu dengan bahan-bahan lain yang sama bahayanya, atau malah jauh lebih berbahaya. makanya, menjaga diri dari bahaya bahan-bahan kimia harus dimulai dari sekarang.
lebih baik mencegah daripada mengobati kan? :)
pesan saya:
DON'T EVEN TRY THIS AT ANYWHERE. REALLY, IT'S VERY VERY DANGEROUS!
2 komentar:
:0
The article you have shared here very awesome. I really like and appreciated your work. I read deeply your article, the points you have mentioned in this article are useful
Posting Komentar